Aku dan Wonderworks Studio

Agar lebih terasa nikmat, baiknya membaca post ini sambil mendengarkan Niew’s Tale OST :).

Wonderworks Studio

Wonderworks Studio

Hari ini saya ingin menceritakan salah satu rekam kehidupan yang berharga bagi saya, yaitu tentang perjalanan bersama Wonderworks Studio.

Mula

Mula

Bermula di bulan Juni 2011, saat itu seorang teman bernama Rido Ramadan mengajak saya untuk mengikuti Gemastik 4, sebuah kompetisi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang diadakan oleh Kemendikbud. Saya tertarik dan akhirnya kami mengajak Faisal Ibrahim Hadiputra, nama yang langsung muncul ketika kita memikirkan kata ‘jenius’. Kami membagi peran, yaitu Rido sebagai project manager dan programmer, Faisal sebagai programmer, dan saya sebagai artist.

Logo Pertama Wonderworks Studio

Logo Pertama Wonderworks Studio

Deadline tahap pertama Gemastik waktu itu adalah tanggal 31 Juli 2011, dimana kami harus mengumpulkan proposal terkait ide game, dengan menyebutkan nama tim. Setelah memikirkan berbagai macam nama, akhirnya kami menggunakan nama Wonderworks Studio. Ya, inilah hari lahirnya Wonderworks Studio.

Karakter Mayoraise Village

Karakter Mayoraise Village

Waktu itu kami bertiga merancang sebuah game simulasi pedesaan dengan memerankan seorang kepala desa, berjudul “Mayoraise Village”. Namun, proposal yang kami ajukan terkait game ini tidak lolos tahap berikutnya. Akhirnya karena kesibukan kuliah, implementasi Mayoraise Village tidak kami lanjutkan.

Meskipun game kami tidak dilanjutkan pengembangannya, kami masih sering bersama-sama dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah. Kami tetap menggunakan nama kelompok, Wonderworks Studio. Tugas-tugas kuliah yang kami buat pun diberi judul berdasarkan nama ini, seperti Wonderchecker, Wonderubiks, dan WonderSearch.

Wonderchecker

Wonderchecker

WondeRubiks

WondeRubiks

Tidak ingin berhenti sampai di situ, kami mengikuti Imagine Cup 2012. Imagine Cup dapat dikatakan merupakan kompetisi IT paling bergengsi bagi pelajar di seluruh dunia, yang diadakan oleh Microsoft. Waktu itu kami mengajak teman-teman kami yang lain, yaitu Nadinastiti sebagai artist dan Ricardo Pramana Suranta Pelawi sebagai composer. Kami juga mendapatkan bantuan dari teman-teman yang lain, yaitu Septiana Wahyudianingsih dan Raden Lerika Ratri Noorshanti sebagai artist, Karin Tauristy sebagai composer, dan Ali Akbar Septiandri sebagai level designer. Di sini, saya dipercaya sebagai project manager. Kami membuat sebuah game tentang global partnership, berjudul “Mangarumpa: Together We Save the World”. Di kompetisi ini, alhamdulillah game kami lolos sampai tahap 100 besar dunia.

Mangarumpa: Together We Save the World

Mangarumpa: Together We Save the World

Wonderworks Studio: Mangarumpa Team

Wonderworks Studio: Mangarumpa Team

Kami memiliki semangat berkompetisi dan rasa haus akan prestasi. Kami memutuskan untuk kembali mengikuti kompetisi Gemastik 5 2012. Saya, Rido, Faisal, dan Septi membuat game berjudul “GERILYA”, sebuah game edukasi sejarah yang mengangkat perjuangan rakyat Indonesia pada masa lalu, terutama perang di Indonesia yang menggunakan strategi gerilya yang dipopulerkan oleh Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Sayang, game ini juga tidak bisa mencapai tahap final. Namun kami tetap yakin bahwa bagaimanapun hasilnya, pasti ada hal positif yang bisa diambil.

GERILYA

GERILYA

Tahun berikutnya, kami kembali mencoba dan mengikuti Imagine Cup 2013. Kami
memulai pengembangan game kami jauh lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya. Kami juga mendapatkan lebih banyak anggota, yaitu Karina Utami Putri sebagai artist, Amalia Setyowulan sebagai animator, Hendrianto Soegianto sebagai composer, Taruma Sakti Megariansyah sebagai composer, dan Dyah Diwasasri sebagai marketing.

Meong

Meong

Saat itu kebetulan semua anggota tim kami menyukai kucing, sehingga akhirnya kami memutuskan untuk membuat game tentang kucing. Lahirlah “Niew’s Tale“, sebuah game yang bercerita tentang misi rahasia kucing peliharaan ketika rumahnya sedang ditinggal pergi majikannya. Alhamdulillah, pada akhirnya game ini berhasil mencapai 3 besar di Indonesia. Inilah pencapaian terbaik kami sejauh ini :).

Niew's Tale

Niew’s Tale

Final Imagine Cup 2013

Final Imagine Cup 2013

Di Wonderworks Studio, saya mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga. Mencoba berbagai macam peran dalam game development (programmer, artist, game designer, project manager), hingga bekerja sama dengan teman-teman dalam satu tim. Saya sangat bersyukur bisa mengenal teman-teman yang pernah menjadi bagian dari tim ini, yang akan saya sebutkan lagi satu per satu:

  • Rido: Terima kasih karena telah mengajak saya bergabung di hari itu, 17 Juni 2011. Rido adalah orang yang tau-segalanya, yang sangat kuat dalam hal teknis. Semoga thesisnya cepat rampung, dan segeralah menikah sebelum semakin ‘senior’ :P.
  • Faisal: Teman dekat sejak masuk HMIF, paling sering satu kelompok tugas kuliah, sekarang pun tinggal di satu kontrakan. Ical adalah teman yang paling imba yang pernah saya kenal, tidak heran pernah menjadi mahasiswa berprestasi di ITB. Sebagai seorang programmer dan problem solver, Ical sudah tidak diragukan lagi kemampuannya. Semoga sukses dalam melanjutkan karirnya di Jepang :).
  • Nadin: Terlihat pendiam, ternyata Nadin orangnya asik dan rame jika sudah kenal dekat. Meskipun berkuliah di jurusan teknik, Nadin memiliki bakat di bidang art, yang dibuktikan dengan game Mangarumpa. Logo Wonderworks Studio buatan Nadin pun masih digunakan hingga sekarang :).
  • Edo: Satu hal yang paling saya ingat tentang Edo adalah panggilan ‘Edomba’ (Edo imba), yang selalu dibalas dengan “Kok aku malah jadi hewan -_-a…”. Murah senyum dan supel. Kembangkan terus passion kamu sebagai composer! :).
  • Septi: Walaupun terlihat gloomy, misterius, dan dramatis dengan efek “Tengtedeng~”, Septi adalah salah satu artist terbaik yang pernah saya temui. Setiap art request yang diberikan padanya, selalu dijawab dengan hasil yang melebihi ekspektasi. Septi adalah artist paling banyak terlibat dalam karya yang dihasilkan Wonderworks Studio, mulai dari Mangarumpa, GERILYA, hingga Niew’s Tale.
  • Lei: Meskipun tidak banyak terlibat dalam karya-karya kami, kami tau teman kami yang terlihat mungil ini memiliki kekuatan karya yang besar :).
  • Karin: Pribadi yang unik. Musik latar yang ia gubah untuk Mangarumpa pun selalu terngiang-ngiang di telinga kami (setidaknya saya, Rido, dan Ical) karena keunikannya. Terus berkarya di Glasswing, jangan lupakan kami kalau sudah terkenal dan go internasional :).
  • Ali: Dengan pola pikirnya yang sistematis, Ali adalah salah satu orang yang bisa menangkap guyonan saya yang garing dan dapat membuat dehidrasi. Saat kami membutuhkan bantuan sesegera mungkin, Ali menjawabnya dengan cepat secepat pertumbuhan kumisnya setelah dicukur habis saat ia wisuda.
  • Ina: Jika di kubu Adam ada Edo untuk juara senyum terbanyak, kubu Hawa tentu akan dijuarai oleh Ina. Ina merupakan artist hebat yang dengan hanya berdua saja (dengan Septi), bisa membuat Niew berhasil menjadi sebuah produk yang masuk marketplace. Semoga di #RGB Ina juga menghasilkan karya-karya sukses lainnya :).
  • Amel: Animator hebat yang tidak tidak memiliki rasa takut akan hal-hal berbau mistis. Terus maju, Amel, kami ada “di belakangmu”.. (~HiHiHi~)
  • Andy: Seorang composer yang telah memiliki banyak pengalaman, salah satunya di Tinker Games. Musik latar buatannya membuat game kami menjadi yang terlihat paling profesional saat final Imagine Cup saat itu. Kami yakin passion-nya di bidang musik dan perfilman akan membuatnya sukses nanti.
  • Uma: Uma merupakan orang pertama yang bisa membuat saya galau seharian karena alunan musiknya untuk Niew’s Tale. Bakatnya sebagai pemain piano dan composer, tidak diragukan. Saya telah mengoleksi kelima album berisi musik-musik gubahan Uma.
  • Sasri: Mata sayu namun ceria nan luwes bak cheerleader, itulah Sasri. Meskipun baru bergabung di tahap final Imagine Cup, kami sangat terbantu dengan ketelatenan Sasri dalam mengatur persiapan stand pameran dan mempromosikan game kami :).

Tentu saja terpikirkan untuk membuat Wonderworks Studio menjadi sebuah perusahaan yang menghasilkan game-game yang dapat bersaing di pasar dunia. Namun, setelah kami melakukan diskusi (sambil makan kambing bakar), akhirnya kami memutuskan untuk berpencar terlebih dahulu untuk mempertajam skill maupun pengalaman, dengan melanjutkan studi ataupun bekerja di perusahaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Wonderworks Studio kini bagai raksasa tertidur, yang ketika bangun kembali akan dapat mengguncang dunia. Kami telah melewati saat-saat berharga yang tak terbayar dengan uang. Kami juga masih memiliki beberapa aset, seperti sebuah smartphone Nokia Lumia 820, akun Windows Marketplace, uang 1,25 juta, serta perlengkapan stand pameran.

Wonderworks Studio, tidak akan pernah mati :).

Tak Pernah Mati.

Tak Pernah Mati.

——————————

Update:

Kemarin, tanggal 17 Agustus 2014, Niew’s Tale karya Wonderworks Studio mendapat penghargaan sebagai 2nd winner Game Developer Award di Indonesia Game Show 2014! 🙂

Game Development Award 2014

Game Developer Award 2014

“It’s been a long journey..” ..mengutip kata-kata Faisal, memang kami memperoleh penghargaan ini bukan pada percobaan pertama atau kedua. Kami tela tampil sebagai finalis di beberapa kompetisi, dan pada akhirnya inilah penghargaan pertama untuk Niew’s Tale. Terima kasih semua, atas kerja kerasnya! 😀

Skrebel Word Generator, untuk Bantu Kamu Main Scrabble

Semua bermula saat saya ikut sebuah kuis online, dimana setiap peserta mengumpulkan huruf-huruf yang dibagikan moderator dan menyusun kata terpanjang dalam bahasa Indonesia, dengan syarat harus ada dalam KBBI.

Saya mendapat 20-an huruf yang membuat saya cukup pusing, bagaimana untuk membuat kata sepanjang mungkin dari huruf-huruf ini. Saya mencoba memanfaatkan fitur ‘Memuat’ pada KBBI online dimana output kata akan memuat input kata, misal input ‘das’ akan mengasilkan ‘akomodasi’, ‘cadas’, dll..

Tapi tetap saja saya harus nguli untuk dapat kata terpanjang.

Tiba-tiba terbesit sebuah ide. Sebagai seorang programmer, tentu terpikir untuk menyerahkan tugas nguli pada komputer.

Awalnya saya mencoba mencari di Google, mungkin sudah ada program ‘word generator’ yang dibuat orang. Dan ternyata ada banyak. Namun sayang, semua hanya menghasilkan kata dalam bahasa Inggris.

Akhirnya karena tidak bisa menemukan yang sudah ada, saya inisiatif membuat program sendiri. Singkat cerita jadilah ‘Skrebel Word Generator’.

Image

Dalam menggunakannya, kita hanya perlu input huruf-huruf yang ada, dan.. tada! Keluar kata-kata yang sesuai. Karena sudah jadi yang bahasa Indonesia (KBBI), sekalian saya buat juga yang bahasa Inggris (OSWI).

Bagi yang ingin mengunduh, bisa diunduh di sini, gratis kok toh buatnya ga sulit. Kalau sudah mencoba dan ingin memberi masukan sangat dipersilahkan.

Oiya, untuk lucu-lucuan saja, coba masukkan nama lengkap seseorang, checklist ‘Only show words with maximum length‘, dan tekan enter, hasil yang keluar mungkin merepresentasikan orang tersebut hehe. Contoh:

Image

Andik sekarang sedang jadi anak emas nya timnas Indonesia kan? 😀

Hasil kuis onlinenya? Tentu saja saya menang hehehe